Dua Pemabuk Usai Karnaval
bulan purnama yang telah mendua, di celah
cabang pinus di musim winter kita.
Di depan stasiun kereta mereka berbicara, tentang
kereta yang akan menabrak mereka.
Di atas kereta mereka berbicara, tentang
perempuan yang kemarin malam dikencaninya, yang
celana dalamnya ditinggalkan begitu saja.
Di atas kereta mereka juga berbicara, tentang
istri yang telah diselingkuhinya, karena
selalu saja tak berdaya bila malam tiba.
Di halte mereka berbicara, tentang
rencana menceraikan isterinya, bikit
ruwet hidup dan banyak bicaranya.
Dua pemabuk usai karnaval
: berbicara tentang diri mereka yang asa berkeluarga.
: tentang diri mereka, tanpa tahu mengapa bicara
Karnaval Cologne – Jerman, 2005

0 Kommentare:
Kommentar veröffentlichen
Abonnieren Kommentare zum Post [Atom]
Links zu diesem Post:
Link erstellen
<< Startseite