Di Toilet - Kubangan
kusut, tempat guru dan murid menyari ilmu. Sesak ilmu, hafal ditiru.
Guru membisu. Gaji tak baru, buku baru! disunat melulu.
Di toilet ibu membisu, membaca lutut kaku. Tumpuhan utang, tak
kunjung hilang. Hutang; maling negara.
Di toilet teroris meramu, Asu-Mengasu ! Dancuk-Mendancuk ! Matamu,
Sahid ???!!!
Di toilet mahasiwa menghafal, utang negara di pundaknya. Demo,
bukannya ajar asih.
Di toilet Petani (maaf petani kok Toilet, kubangan. Aku juga anak
petani) menghojat pada emprit-emprit yang merampok padi, juga emprit-
emprit Bulog. Harga gabah naik, turun, turun dan terus turun !
Di toilet politikus memasang, rencana mengambil uang dari lutut
pertiwi yang membisu, gedung baru dan APBN !
Sankt Augustin- Jerman, 091204

0 Kommentare:
Kommentar veröffentlichen
Abonnieren Kommentare zum Post [Atom]
Links zu diesem Post:
Link erstellen
<< Startseite